Traditional Cuisine of Karonese,
Specialty Coffee from Karo Highland

Born in first July 2017 at blessed town about 1600 MASL, as a hangout place with a calm culture, chill atmosphere, we combined food and beverages served with creativity and good entertainment.

0 Order Daily

Blog

Some story, about JABU

Foods

Jabu mengusung konsep makanan tradisional yang dikemas secara modern (fusion)

Coffee

Jabu berkomitmen menggunakan kopi yang berasal dari Tanah Karo

Culture

Jabu memberi ruang untuk aktifitas kebudayaan maupun komunitas-komunitas lokal

JABU: From the Blessed Land of Berastagi City

Tahun 2015 saya ikut terlibat dalam tim kampanye “Save Tanah Karo” sebagai desainer grsfis, tujuan kampanye tersebut adalah mem- perjuangkan bencana erupsi gunung Sinabung menjadi level Bencana Nasional. Karena pada saat itu bencana Erupsi Gunung Sinabung belum bisa di buat menjadi level bencana nasional dengan isu jumlah korban dan kerugian belum mencapai level bencana nasional. Saat itu saya sebagai salah satu tim kampanye tersebut cukup intens berkunjung ke Tanah Karo selaku saat itu saya berdomisili di Jakarta.

Seringnya saya berkunjung ke Tanah Karo maka terpikir saya suatu saat ketika gunung sinabung berhenti erupsi saya melihat peluang di industri kuliner. Pada saat itu belum ada cafe atau restoran yang cukup proper untuk sekedar nongkrong atau untuk bersantap. Sejak tahun 2009 saya aktif bekerja di industri kuliner baik di media maupun hotel atau resto cafe sebagai graphic designer. Maka saya coba riset seberapa besar jumlah kunjungan wisatawan dari Medan yang berkunjung ke Kota Berastagi ternyata jumlah kunjungan cukup ban- yak namun tidak ada tempat mereka yang bagus untuk nongkrong atau makan. Selama 2 tahun saya coba melihat lebih jauh peluang ini, saya coba interview beberapa wisatawan yang datang ke Berastagi kira kira apa yang mereka inginkan, dari hasil beberapa interview saya mendapatkan bahwa mereka sebenarnya butuh tempat untuk makan atau menikmati secangkir kopi yang nyaman dan menarik.

Sekitar Juli 2016 saya coba komunikasi dengan beberapa teman tentang rencana saya membuat sebuah cafe yang menyediakan kopi karo dan juga beberapa menu makanan. Respon teman saya cukup baik dan setuju untuk ikut ambil bagian makin memantapkan bahwa projek ini harus berjalan. Pada saat itu erupsi Sinabung belum berhenti namun intensitasnya tidak sebanyak dan sebesar 3 tahun sebel- umnya. Kami mulai survey beberapa lokasi, ada 3 lokasi yang menjadi pertimbangan saat itu akhirnya kita memilih salah satu rumah pen- inggalan belanda yang kita sulap menjadi sebuah tempat yang nyaman dengan konsep interior yang natural dan memiliki nilai heritage. Pada Bulan July 2017 Jabu resmi beroperasi dengan menjual berbagai menu Kopi dan camilan maupun makanan berat. Kita mencoba edukasi penikmat kopi lokal yang selama ini hanya mengkonsumsi kopi di kedai kedai konvensional di Berastagi dengan harga 7000 rupiah satu gelas sementara Jabu menjual kopi 20.000-25.000 rupiah per gelas. Tentu tidak mudah, banyak pelanggan ogah untuk minum kopi di Jabu, kita hanya mengharapkan wisatawan penyuka kopi yang mau membayar kopi sedikit mahal untuk segelas kopi.

Kita menetapkan bahwa target pasar kita adalah wisatawan yang berkunjung ke berastagi khususnya dari kota Medan, maka kita be- berapa kali mengundang kopi antusias maupun food blogger untuk mencoba produk kita secara gratis dan berharap mereka membuat postingan tentang tempat kita. 6 bulan berjalan mulai terlihat respon yang lebih baik dari konsumen. Banyak tantangan yang kita hadapi mulai dari SDM sampai bahan baku perlahan kita mencari solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Saat ini Jabu berastagi sudah ber- operasi 6 tahun dan respon market masih cukup baik.

Media

List of Jabu story on various media

Contact Us

Address

Jl. Gundaling No. 3, Gundaling I, Berastagi

Contact Number

+62 811 817 0784

Copyright © All rights reserved | This template is made with by Colorlib